Kamis, 31 Mei 2012

Berawal dari Cinta


Tuhan dan semesta alam-Nya akan senantiasa menunjukan jalan pada keindahan. Walau diri ini belum pantas untuk mendapatkan keindahan, atau karena aku belum pernah memaksimalkan rasa syukurku atas-Nya. Syukur bagi ku hanya pajangan kamar yang indah. Yang bila tadak dirawat akan usang dan tak pantas lagi untuk dipandang. Tapi kali ini tidak, aku harus merobek dan ku buang pendapatku yang dulu itu bersama air kotor yang menggenang di selokan.
Tapi Tuhan adalah raja diraja. Tuhan maha pengasih, dan kasih-Nya tak akan terhitung. Bagi hamba-hambanya ya
ng mau berfikir dan berusaha, akan ada selalu jalan yang terbaik. Semanagat serta harapan menjadi pembuka hari ini. Semoga apa yang dihidangkan Tuhan pada hari ini memberi banyak kekuatan pada jiwa dan harapan yang ku akan keindahan.
Terkadang Tuhan tidak memberiokan ku apa yang ku inginkan, tapi aku yakin Tuhan punya rencana besar untuk ku. Mungkin itulah keindahan yang belum sadari. Pemberian Tuhan adalah keindahan, dan menyukurinya juga keindahan. 
          Tak ubahnya anugrah kebeningan pagi, serta embun yang menebar wangi dan mengkaitkan pada sejarah-sejarah peradaban yang menjunjung nilai sopan-santun nenek moyang kita terdahulu. Alam akan selalu ikhlas dengan apa yang sepantasnya kita timbalbalikkan pada alam itu sendiri.
Perwujudan yang nyata bukan saja ucapan yang dapat merekontruksi segala bentuk yang masih pada titik kurang, tapi bagaimana memberikan apa yang sepantasnyta diberikan. Selama nilai norma masih ku pegang, Hidup akan selalu berdampingan. Semoga Tuhan memberkati hari ini. 
Bandung, 25 Januari 2012

0 komentar:

Posting Komentar