Jumat, 01 Juni 2012

Akhir Pekan

Semoga aku bisa bertahan dengan ini semua, tapi aku yakin kalau ini bukan idaman setiap pemuda di akhirpekan. Bermalas-malasan tanpa ada kegiatan adalah menjadi perinkat terburuk nomer satu di akhir pekan. Beristirahat total rupanya bukan alasan yang tepat setelah seminggu mengerjakan banyak pekerjaan. Bila kita lebih mau mengerti, banyak waktu terbuang yang kalau dinilai lebih buruk daripada suara petinggi partai sedang kampenye tanpa sarana yang memadai. Bermula dari kepercayaandiri yang ditransfer dengan sinergi melalui transit pembuluhdara yang menjadikan rangsangan ke otak dan mengaktifasi apa yang kita inginkan. Sebaiknya melakukan hal-hal yang sekiranya bisa membuat tubuh ini beraktifitas di akhir pekan merupakan kesempatan untuk memperoleh berbagai fariabel yang positif. Semua bisa dimulai, tetapi itu juga tergantung dengan kemauan kita.

Teh hangat pagi akan merangsang kejiwaan dan membiarkan tubuh menjadi rileks. Bila itu semua ada pada akhirpekan, niscaya seluruh normatif positif akan lebih menuntun kita beraktifitas seperti biasanya. Kebiasaan melakukan hal yang positif akan menjadikan diri kita refleks dan terkesan ringan dalam menghadapi masalah yang tak terduga pada kita.

Oh iya, kembali kemasalah akhir pekan. Aku sendiri bosan bila melewati akhirpekan dengan tanpa banyak yang aku bisa kerjakan, menurutku itu adalah mimpi buruk yang di hadiahi Tuhan untuk kita. Lebih buruk dari wajah-wajah mayat Yahudi korban pembantaian Hitler. Bahkan obrolan dewasa pun lebih asyik ketimbang membahas akhirpekan yang membosankan. Seperti biasanya, aku tidak berhenti menyuport agar tubuhku ini melakukan sesuatu. Tapi tubuh dan otak ku belum kompak menghendaki itu semua. Sialan dalam hati ku, aku malah lebih mengorbankan perasaanku daripada memuaskannya.

Paling suka bila bertamasya ke dunia hayalan, iya walau itu tidak menjadikan kita sehat. Karena di dunia hayalan kesehatan adalah bukan menjadi  hal yang  utama. Malahan menurutku, yang gila dan berani paling gila akan menjadikan penguasa nomersatu di hayalannya. Tapi itu semua menurutku loh, Bukan orang lain. Karena ini adalah cara kerjaku jadi aku sendiri yang menentukannya.

Kalau seperti ini terus, mungkin ada baiknya kalau aku membuat suatu komunitas yang didalamnya hanya terhuni orang-orang yang jenuh dengan akhirpekannya. Yang tak ada cerita yang menarik untuk diobrolkan, jauh dari memuaskan hasrat yang dikehendaki, dan macam-macam kegalauan di sana. Mungkin itu akan menjadi sebuah arena rekreasi yang paling keren di dunia nyata ataupun maya. Kita bisa bersenang-senang tanpa ada batasan. Batasan cuma menjadi kosakata yang merepotkan saja. Aku mau di komunitas ini bukan semata-mata menjadi wadah yang terlarang, tapi menjadi sarana freestyle pop ala tahun 80-an. Wah, pasti komunitas ini akan mengalah kan partai Komunis di Rusia,  Keren buakan.

Mustahil terbayang bila komunitas ini akan dilegalkan oleh pemerintah kita. Dan aku akan terus mengkampanyekan hingga PBB tahu betul dengan komunitas ini. Pasti kerennya berpangkat kuadrat bahkan kubik.  Yang menggembirakanya adalah bila masyarakat di belahan dunia memilih komunitas ini ketimbang komunitas lokal di negara mereka, pasti seru dan bakalan bisa melewati hari-hari bagaikan akhir pekan. Kalian akan sangat bangga dengan kedua jempol tangan kalian. Karena jempol kalianlah yang banyak menyuport aktifitas-aktifitas yang kalian lakukan. Asalkan yang kalian lakukan adalah tindakan yang positif bukan negatif. Pastinya kalian tidak mau tau kan bila komunitas ini dominan dengan kegiatan-kegiatan negatif??

 

BANDUNG Minggu, 18-09-2011

 

   

0 komentar:

Posting Komentar